Pentingnya Nomor Handphone Sebagai Personal Branding

0
155
nomor hp

Saat ini hampir semua masyarakat perkotaan punya sebuah nomor handphone. Mulai dari Direktur, eksekutif muda, karyawan, bahkan para pedagang pinggir jalan dan anak anak pun punya.

Bagi sebagian orang nomor handphone bukan lah sesuatu yang istimewa. Namun untuk sebagian orang pula nomor handphone adalah sesuatu yang istimewa. Lebih dari itu sebuah nomor bahkan bisa di anggap sebagai identitas diri bagi pemilik nya. Bahkan ada orang yang rela merogok dalam kantong nya demi sebuah nomor yang di anggap cantik demi citra yang lebih menarik di lingkungan profesional nya.

Jika memang sedemikian penting nya nomor handphone, lantai bagaimana tips memiliki nomor handphone yang baik untuk anda seorang pebisnis atau seorang profesional di bidang anda.

1. Gunakan operator dengan kualitas terbaik


Don’t judge book by it’s cover, adalah kalimat yang umum sekali agar tidak menilai orang dari tampilan nya. Namun fakta berkata lain. Suka atau tidak orang lain memang menilai orang lain berdasarkan tampilan nya, termasuk operator nomor yang di gunakan nya. Sesederhana itu memang.

Bahkan operator tertentu di identikan dengan kalangan tertentu. Dari operator yang di gunakan pula, orang secara subjektif bisa menilai bagaimana pekerjaannya, perkiraan penghasilan dan lain-lain. Oleh karena itu agar memudahkan anda dalam melihat bagaimana pandangan orang lain terhadap operator-operator telekomunikasi di Indonesia. Berikut sudah saya buat rangkumannya, yang saya dapat dari hasil survey kepada rekan-rekan saya  :

1. Telkomsel, di identikan dengan seseorang yang ‘modal’ dalam hal komunikasi. Sehingga banyak di pakai oleh pebisnis, para bos, dan karyawan dengan gaji yang cukup oke.

2. XL, hampir sama dengan Telkomsel. Tetapi masih kalah dalam hal nilai prestis, kualitas jaringan, jangkauan. Tetapi masih lebih terjangkau dari Telkomsel.

3. Indosat, identik dengan anak muda yang gaul. Harga yang lebih bersahabat tapi kualitas jaringan masih terbilang baik.

4. Three dan Axis, identik dengan kartu murah dengan kualitas yang kurang memuaskan. Biasa di gunakan oleh kalangan pelajar, dan para pekerja berpenghasilan terbatas. Umumnya para pengguna nya lebih memilih harga yang murah dari pada kualitas jaringan nya. Oh iya namun karena saat ini Axis sudah marger dengan XL, mungkin saja saat ini sudah ada peningkatan kualitas jaringan nya.

Baca juga : Membandingkan Kualitas Jaringan Beberapa Operator Seluler Indonesia, Ada Harga Ada Rupa

2. Nomor cantik lebih baik


Setelah memilih operator terbaik, saat nya memilih nomor yang cantik. Nomor cantik ini bisa dalam bentuk digit angka kembar dalam urutan yang sama dan jumlah yang banyak atau nomor yang angka nya mudah untuk di hafalkan.

Tidak ada keharusan untuk memiliki nomor cantik, tetapi apabila anda memiliki nomor dengan kategori cantik tentu akan menjadikan kartu nama anda lebih berkelas dan juga membuat anda semakin percaya diri saat anda menyebutkan atau menuliskan nomor tersebut.

3. Cukup satu nomor


Saat ini banyak sekali operator telekomunikasi yang bersaing dalam hal layanan dan harga. Karena sengit nya perang, terkadang cukup menggoda bagi kita untuk memiliki juga nomor dari layanan operator tersebut.

Tidak salah untuk memiliki banyak nomor dari berbagai operator. Namun cukup gunakan 1 nomor saja yang di gunakan sebagai identitas tunggal di kartu nama anda.

Karena pada saat anda mencantumkan seluruh nomor. Anda lebih terlihat seperti call center atau konter HP di bandingkan seorang profesional.

4. Setia dengan satu nomor


Saat ini membeli nomor handphone sangat sangat mudah dan murah. Berbeda dengan awal kemunculan perdana sim card di tahun 2000 an yang harga nya kalo tidak salah Rp100.000 satu buah nya.

Sekarang kita dapat membeli nomor tersebut di banyak tempat bahkan di obral di pinggir jalan dengan harga mulai dari Rp5000. Hal itu menjadikan orang yang berniat jahat untuk menipu menjadi sangat mudah.

Tahu kah anda, orang yang sering berganti ganti nomor HP cenderung di anggap sebagai orang yang kurang profesional, dan orang seperti itu tidak sedikit juga adalah orang yang bermasalah. Seperti berhutang, menipu, atau bisa juga berkelakuan kurang baik. Mereka berganti nomor untuk menghindari kontak dari orang yang ia masukan dalam masalah. Orang yang baik dan tidak bermasalah tentu tidak akan ganti nomor kalau tidak ada sesuatu yang sangat luar biasa terjadi.

Terlebih lagi dengan mengganti nomor, justru akan merugikan anda karena akan membuat anda kehilangan kontak dari konsumen, teman lama, rekan bisnis dan berbagai relasi anda. Ya walaupun anda bisa mengumumkan pergantian nomor anda, tetapi percayalah lah orang cenderung malas mengganti nomor hp kita di kontak mereka dengan nomor yang baru, apabila anda tidak terlalu penting bagi mereka.

Kesimpulan


Apabila anda saat ini seorang mahasiswa yang nantinya akan membangun networking, atau anda seorang karyawan atau seorang profesional di bidang nya. Anda sudah bisa untuk berpikir mengganti operator anda yang kurang menjual seperti Three atau Axis ke operator yang lebih berkualitas seperti yang sudah saya sebutkan diatas.

Sebelumnya mengganti nomor anda, ada baik nya mempertimbangkan untuk membeli sebuah nomor cantik karena anda akan menggunakan nomor ini mungkin untuk selamanya. Atau minimal carilah nomor yang mudah di hafal, dan urutan angka nya tidak terlalu berantakan.

Jika saat ini anda sudah menggunakan operator yang berkelas, selamat artinya anda satu langkah di depan rekan anda yang. 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here